Pemerintah daerah memiliki informasi yang komprehensif tentang masalah pangan dan gizi di daerahnya.
Pemerintah daerah juga memiliki informasi tentang perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerahnya.
Dengan informasi ini, pemerintah daerah bisa mengidentifikasi peluang CSV yang konkret.
Pemerintah daerah bisa melihat: Masalah pangan dan gizi apa yang ada di daerah? Perusahaan mana yang beroperasi di daerah? Bagaimana operasional perusahaan ini bisa diselaraskan dengan target penanganan pangan dan gizi?
Dari analisis ini, akan teridentifikasi peluang CSV yang konkret dan feasible.
Cara Anda Menyimak Stuka Episode 2 Bagian 4
untuk mempercepat pemahaman Anda, kami mendesain materi Stuka bisa Anda simak sampai selesai dalam versi video dan audio.
Kami merekam Stuka beserta slide, jika Anda ingin simak Stuka dalam versi video.
Anda bisa simak Stuka versi video via Youtube, sebagaimana yang kami lampirkan di bawah.
Jika Anda ingin simak Stuka sambil melakukan aktivitas lain, seperti memasak, menyetir, membersihkan rumah, dan semisal, maka Anda bisa simak via audio.
Anda bisa simak Stuka versi audio via spotify, sebagaimana yang kami lampirkan tombolnya di bawah.
**
Anda boleh membagikan halaman ini kepada orang yang sepertinya membutuhkan materi ini.
Semoga bermanfaat 🙂
Stuka Versi Video
Stuka Versi Audio
Bagaimana Pemerintah Daerah Mengintegrasikan CSV ke dalam RAD-PG?
Integrasi dimulai dari tahap perencanaan.
Saat menyusun RAD-PG, pemerintah daerah mengidentifikasi masalah pangan dan gizi yang ada di daerah.
Kemudian, pemerintah daerah mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah.
Pemerintah daerah menganalisis: Bagaimana operasional perusahaan ini bisa diselaraskan dengan target penanganan pangan dan gizi?
Misalnya:
Masalah: Food waste besar di industri HORECA, sementara ada anak-anak yang mengalami stunting.
Solusi CSV: Industri HORECA mengurangi food waste dengan cara yang juga menyediakan pangan untuk program gizi komunitas.
Integrasi dengan RAD-PG: RAD-PG merencanakan program pengurangan food waste di industri HORECA sebagai salah satu strategi penanganan gizi.
Dengan cara ini, target pemerintah daerah (penanganan stunting) dan target perusahaan (pengurangan biaya limbah) bisa dicapai bersama-sama.